Kecam Keras Holywings, Sekjen Garda Bangsa: Polisi Harus Tanggap

Tangkapan layar instagram story Holywings sebelum diubah. Foto screenshoot

Holywings telah menyakiti hati umat Islam di Indonesia karena sempat mengunggah story di instagram mereka yang menyinggung nama Muhammad. Nama yang identik dengan nabi besar panutan umat Islam itu dicantumkan dengan menawarkan promo gratis minuman beralkohol setiap hari Kamis bagi mereka yang memiliki nama tersebut.

Dalam postingan yang ramai di media sosial, Holywings mengunggah story tersebut pada Rabu (22/6) lalu. Namun, unggahan itu tak bertahan lama karena banyak yang berkomentar miring dan mengecam cara promosi minuman beralkohol dan menyandingkan dengan nama Muhammad.

Meski sudah menurunkan postingan tersebut dan meminta maaf di Instagram resmi mereka, perbuatan dari Holywings itu tak bisa didiamkan begitu saja. Selain mengunggah unsur SARA dalam promosinya, mereka juga terang-terangan mengkaitkan nama Muhammad dengan minuman yang jelas haram dikonsumsi di dalam islam tersebut.

“Apa yang dilakukan Holywings ini jelas tidak menghargai kondisi masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Ini tidak boleh terulang ke depan,” kata Sekjen Garda Bangsa Muhammad Rodli Kaelani.

Sayap pemuda Partai Kebangkitan Bangsa itu pantas meradang, karena sosok Muhammad begitu diagungkan oleh umat islam dan juga menjadi salah satu panutan di Garda Bangsa. Partai yang identik dan direstui pendiriannya oleh Ormas Nahdlatul Ulama itu, menilai hal seperti ini tak bisa didiamkan saja oleh pihak kepolisian.

Bukan itu saja, Garda Bangsa sebagai sayap partai yang sangat menjunjung tinggi nilai Pancasila tersebut juga menggap pencantuman nama Maria bisa juga mendapatkan minuman beralkohol gratis dalam promonya tak tepat.

Dia yakin, umat kristiani di Indonesia juga tidak menerimanya karena nama Maria identik dengan tokoh panutan umat kristiani.

Pria yang karib disapa Odie itu meminta korps baju coklat untuk segera bergerak dan tanggap dengan kondisi ini. Jangan sampai, lanjutnya, ada pembiaran apalagi sampai tutup mata dengan promosi berbau SARA di media sosial tersebut.

“Kami berharap kepolisian supaya tanggap, bertindak cepat dan memanggil manajemen Holywings. Mereka harus diberikan peringatan keras, tak boleh diam saja,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.