Sambut Hari Sumpah Pemuda, DKN Garda Bangsa Adakan Oktober Fest Tantang Kreativitas Anak Muda

Pelatihan Jurnalistik Garda Bangsa Media. (Foto: Garda Bangsa Media).

Garda Bangsa Media- Menyambut Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2021, Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa akan melaksanakan program Bulan Pemuda atau Oktober Fest yang diisi berbagai kegiatan kepemudaan di dalamnya. Diantaranya Pelatihan Jurnalistik dan Literasi Media, Lomba Vlog Desa, adakan Mural Competion “Gus Muhaimin dan Indonesia”, lomba desain kaos dengan tema “Gus Muhaimin dan Anak Muda Indonesia dan event rutinnya “Youth Speak Up Garda Bangsa”.

Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Tommy Kurniawan menyampaikan, bulan Oktober ini menjadi agenda rutin sebagai momentum untuk terus membangun semangat kepemudaan khususnya kader Garda Bangsa dengan kegiatan-kegiatan kreatif dan inovatif. Pelatihan Jurnalistik dan Literasi Media dengan tujuan memperkuat sumber daya manusia kader Garda Bangsa dalam jurnalisme positif dan tidak terjebak dengan berita hoax yang menyesatkan serta ujaran kebencian yang bisa terjerat unsur pidana.

Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB ini menambahkan, kegiatan jurnalistik ini tidak hanya teori tapi akan diisi materi teknis upload berita di website garda bangsa media. Sehingga seluruh kader yang nantinya diwakili oleh DKW masing-masing sudah bisa mengirimkan informasi dari wilayahnya masing-masing serta mempublikasikan kegiatannya ke publik melalui website gardabangsamedia.com.

Anak muda semakin kreatif. (Foto: Garda Bangsa Media).

“Kami sudah sediakan websitenya, DKW-DKW nanti bisa mengisi kegiatan-kegiatan di wilayah masing-masing. Tentunya dengan konsep pemberitaan yang bisa dikonsumsi publik secara baik dan benar,” kata pria yang akrab disapa Tomkur, Rabu (22/9/2021).

Ditambahkan, Oktober ini juga akan disemarakkan dengan dengan Lomba Vlog Desa. Kegiatan ini dalam rangka mempromosikan wisata desa-desa di Indonesia agar terus bengkit di masa pandemi menuju endemi.

“Desa adalah kekuatan. Anak muda harus mengambil bagian dengan dipromosikannya melalui sosial media. Kami sudah siapkan hadiah yang menarik” ungkap Tomkur.

Selian itu, Aktor senior ini juga menyampaikan di Oktober ini juga akan di adakan Mural Competion “Gus Muhaimin dan Indonesia” sebuah lomba lukisan yang bertujuan memberikan apresiasi kepada pelaku seni mural. Ia menilai, Mural bukan ancaman Negara tapi bentuk epspresi intelektual dan seni.

“Kami dukung mural yang kreatif, membangun dan juga inovatif. Dan kami sediakan hadiah menarik untuk para pemenang yang nantinya diseleksi oleh para pakar mural,” tandas Tomkur.

Speak Up agenda rutin Garda Bangsa. (Foto: Garda Bangsa Media).

Sekretaris Jenderal DKN Garda Bangsa, M. Rodli Kaelani menambahkan di bulan Oktober juga akan ada lomba desain kaos dengan tema “Gus Muhaimin dan Anak Muda Indonesia”.

Lomba ini maksudkan dengan tujuan yang sama untuk menggairahkan kreatifitas anak muda di bidang desain kaos. Tenaga Ahli Wakil Ketua DPR RI ini menyampaikan bahwa garda bangsa sudah menyiapkan hadiah puluan juta rupiah untuk para pemenang.

“Hasil karya para finalis nanti akan kami cetak sebagai merchandise garda bangsa,” kata Rodli Kaelani.

Bulan Oktober akan menjadi momentum lahirnya program baru DKN Garda Bangsa yang bernama “Youth Speak Up Garda Bangsa” sebuah panggung diskusi bagi anak muda indonesia untuk bicara dengan mengangkat tema-tema aktual dan menghadirkan steakholder dan experd dibidangnya.

“Youth Speak Up Garda Bangsa menjadi Gong pembuka dan akan hadir tema-tema aktual di minggu-minggu berikutnya” ungkap Rodli di sela-sela Soft Launching Youth Speak Up yang mengangkat tema “Mural; Ekpresi Seni atau Nyinyiran Dinding Belaka “.

Mantan Ketum PB PMII ini berharap seluruh Kader Garda Bangsa se-indonesia dapat manfaatkan momentum bulan oktober untuk mengadakan kegiatan-kegiatan produktif karena menurutnya oktober menjadi tonggak sejarah baru bagi anak muda. Yakni spirit keinginan merubah nasib bangsa dari bangsa yang terjajah menjadi bangsa yang merdeka melalui Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Ia berharap, Pandemi Covid-19 jangan menjadi penghalang kreativitas dan inovasi anak muda untuk berekpresi dengan memanfaatkan sosial media untuk terus melahirkan hal-hal baru yang menginspirasi dan mengedukasi.

“Pandami tidak ada yang tahu kapan akan berakhir, namun anak muda harus tetap berbuat dengan berbagai kreativitas dan inovasinya untuk bangsa,” tandas Rodli Kaelani. (San/Gin).

Leave a Reply

Your email address will not be published.